Friday, February 27, 2015

Siapakah 73 Golongan Akidah Dalam Islam


Rasulullah pernah bersabda bahwa umat Islam akan terpecah menjadi 73 golongan akidah dan hanya 1 saja yang benar. Nah siapakah golongan-golongan itu? Rasulullah memberikan beberapa petunjuk namun tidak menyebutkan dengan sangat detail, sehingga penafsirannya masih terbuka.

Berikut salah satu kutipan hadis tentang 73 firqah/golongan:
Dari Abi Hurairah Rda, beliau berkata bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: "Telah berfirqah-firqah (golongan) orang Yahudi atas 71 firqah dan orang Nashara seperti itu pula dan akan berfirqah ummatku atas 73 firqah" (Hadits riwayat Imam Tirmidzi)
Salah seorang ulama yang mencoba membuat daftar 73 golongan tersebut adalah Mufti Syaikh Sayid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein bin Umar dalam kitabnya Bugyatul Mustarsyidin, pada halaman 398, cetakan Mathba’ah Amin Abdul Majid Cairo. Beliau menyebutkan bahwa 72 golongan (firqah) yang sesat itu pada intinya adalah 7 golongan saja, yaitu:
  1. Kaum Syi’ah, kaum yang berlebih-lebihan memuja Saidina Ali Karamallahu wajhahu. Mereka tidak mengakui Khalifah-khalifah Abu Bakar, Umar dan Utsman, Radhiyallahu’anhum. Kaum Syi’ah kemudian berpecah menjadi 22 aliran.
  2. Kaum Khawarij yaitu kaum yang berlebih-lebihan membenci Saidina 'Ali Kw. bahkan ada di antaranya yang mengkafirkan Saidina Ali. Firqah ini berfatwa bahwa orang-orang yang membuat dosa besar menjadi kafir. Kaum Khawarij kemudian berpecah menjadi 20 aliran.
  3. Kaum Mu’tazilah, yaitu kaum yang berpaham bahwa Tuhan tidak mempunyai sifat, bahwa manusia membuat pekerjaannya sendiri, bahwa Tuhan tidak bisa dilihar dengan mata dalam syurga, bahwa orang yang mengerjakan dosa besar diletakkan di antara dua tempat, dan mi’raj Nabi & Muhammad hanya dengan ruh saja, dan lain-lain. Kaum Mu’tazilah berpecah menjadi 20 aliran.
  4. Kaum Murji’ah, yaitu kaum yang memfatwakan bahwa membuat ma’siyat (kedurhakaan) tidak memberi mudharat kalau sudah beriman, sebagai keadaannya membuat kebajikan tidak memberi manfa’at kalau kafir.
  5. Kaum Najariyah, yaitu kaum yang memfatwakan bahwa perbuatan manusia adalah makhluk, yakni dijadikan Tuhan, tetapi mereka berpendapat bahwa sifat Tuhan tidak ada. Kaum Najariyah pecah menjadi 3 aliran.   
  6. Kaum Jabariyah, yaitu kaum yang memfatwakan bahwa, manusia “majbur”, artinya tidak berdaya apa-apa. Kasab atau usaba tidak sama sekali. Kaum ini hanya 1 aliran.
  7. Kaum Musyabbihah, yaitu kaum yang memfatwakan bahwa ada keserupaan Tuhan dengan manusia, umpamanya bertangan, berkaki, duduk 1 di kursi, naik tangga, turun tangga dan lain-lainnya.  Kaum ini hanya 1 aliran saja.
Dari 7 kelompok tersebut, jumlah totalnya adalah sebagai berikut:
  1. Kaum Syi'ah         22 aliran.
  2. Kaum Khawarij         20 aliran.
  3. Kaum Mu’tazailah         20 aliran.
  4. Kaum Murjiah        5 aliran.
  5. Kaum Najariah        3 aliran.
  6. Kaum Jabariah        1 aliran.
  7. Kaum Musyabihah         1 aliran.
Jumlah:              72 aliran.

Jika 72 ini ditambah dengan 1 aliran lagi yaitu paham kaum Ahlusunnah Wal Jamaah / Sunni maka total menjadi 73 firqah, sebagaimana yang telah dijelaskan oleh Nabi Muhammad SAW. dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi.

Demikianlah daftar golongan akidah menurut Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husain bin Umar al-Masyhur. Beliau wafat pada tahun 1320 H, atau 1902 M. Jika kita membuat studi serupa dengan kasus di zaman ini, masih ada kemungkin akan ada perbedaan di sana-sini karena sejak 1320H/1902M banyak muncul golongan-golongan baru yang menyimpang.

Rujukan



Buku I'tiqad Ahlusunnah Wal Jamaah karangan K.H. Siradjuddin Abbas

Rasulullah pernah menyatakan bahwa setelah kepergian beliau umat Islam akan berpecah kepada banyak golongan, dan hanya 1 golongan saja yang benar. Perpecahan yang dimaksud ini adalah perpecahan di bidang aqidha/i'tiqad/ keyakinan, bukan sekedar fiqih/syariat. Perbedaan dalam syariat dibenarkan asalkan ada dalilnya, misalnya saat ini ada 4 mazhab besar fiqih dalam Islam (Maliki, Syafi'i, Hanafi, Hambali), yang ke-4 nya berbeda namun semuanya dibenarkan untuk diamalkan.

Salah-satu rujukan yang membahas keyakinan Islam Sunni serta perbedaannya dengan keyakinan lain adalah buku karangan K.H. Siradjuddin Abbas berjudul 'I'tiqad Ahlusunnah Wal Jamaah'.

Berikut ini cover depan, cover belakang dan daftar isi dari buku tersebut.

Sampul depan buku I'tiqad Ahlusunnah Wal Jamaah

Sampul belakang buku I'tiqad Ahlusunnah Wal Jamaah

Berikut ini adalah daftar isi buku 'I'tiqad Ahlussunah Wal Jamaah" karangan K.H. Siradjuddin Abbas.
  1. Keterangan umum     | 
  2. I’tiqad kaum Ahlussunnah wal Jama’ah 
  3. Daftar ringkas i’itiqad kaum Ah-lussunnah wal Jama’ah
  4. Sejarah ringkas paham Syi'ah       
  5. I’itiqad kaum Syi’ah yang bertentangan dengan i’itiqad kaum Ahlussunnah wal Jama’ah     
  6. Sejarah ringkas Paham Khawarij       
  7. I’itiqad kaum Khawarij yang bertentangan dengan i’itiqad kaum Ahlussunnah wal Jama’ah
  8. Sejarah ringkas Paham Murjiah
  9. I'itiqad kaum Murjiah yang bertentangan dengan i’itiqad kaum Ahlussunnah wal Jama’ah
  10. Seiarah ringkas paham Mu’tazilah
  11. I’itiqad kaum Mu’tazilah yang bertentangan dengan i’itiqad kaum Ahlussunnah wal Jama’ah
  12. Sejarah ringkas paham Qadariyah
  13. I’itiqad kaum Qadariyah yang bertentangan dengan i’itiqad kaum Ahlussunnah wal Jama’ah
  14. Sejarah ringkas paham Jabariyah      
  15. I’itiqad kaum Jabariyah yang bertentangan dengan i’itiqad kaum Ahlussunnah wal Jama’ah
  16. Sejarah ringkas paham Najariyah
  17. I’itiqad kaum Najariyah yang bertentangan dengan i’itiqad kaum Ahlussunnah wal Jama’ah
  18. Sejarah ringkas faham Musyabbihah
  19. I’itiqad kaum Musyabbinh yang bertentangan dengan i’itiqad kaum Ahlussunnah wal Jama’ah
  20. Sejarah Ringkas Paham lbnu Taimiyah
  21. Fatwa-fatwa Ibnu  Taimiyah yang bertentangan dengan fatwa-fatwa kaum Ahlussunnah wal jama’ah
  22. Sejarah ringkas paham Wahabi
  23. I’itiqad kaum Wahabi yang bertentangan dengan i’itiqad kaum Ahlussunnah waljama’ah
  24. Sejarah ringkas aham Bahaiyah
  25. I'tiqad kaum Bahaiyah yang bertentangan dengan i’itiqad kaum Ahlussunnah waljama'ah
  26. Sejarah ringkas paham Ahmadiyah
  27. I’itiqad kaum Ahmadiyah yang bertentangan dengan i’itiqad kaum Ahlussunnah waljama’ah
  28. Jadwal kesimpulan perbedaan i’itiqad yang sangat prinsipil antara kaum Ahlussunnah wal Jama'ah dengan firqah-firqah lain
  29. Kitab-kitab penting dalam lingkungan kaum Ahlusunnah wal Jama'ah
  30. Penutup
Dari sampul belakang:

Buku ini sengaja ditulis dengan tujuan membukakan pintu hati bagi para pembaca umat Islam untuk mengetahui dan lebih memahami lagi aqidah Ahlussunah wal Jamaah. Suatu aliran atau faham yang paling banyak dianut oleh umat Islam Indonesia.
Pembahasan dalam buku ini tidak terbatas hanya sekitar faham Ahlussunah Wal Jamaah saja, tapi juga dibahas aliran-aliran / firqah - firqah lain seperti faham : Syi’ah, Khawarij, Murjiah, Mu'tazilah, Qadariyah, Jabariyah, Najariyah, Musyabbihah, fatwa-fatwa Ibnu Taimiyah , Wahabiyah, Bahaiyah dan Ahmadiyah dibahas seluas-luasnya dengan satu tujuan menghilangkan kesimpangsiuran faham yang beredar di umat Islam selama ini.

Dengan membaca buku ini masyarakat/umat Islam akan tahu perbedaan dan pertentangan antara firqah-firqah tersebut diatas dengan aqidah Ahlussunah Wal Jamaah.
Dengan demikian diharapkan setelah memahami isi buku ini kia bisa mengorekst cMri dan menemukan faham yang tidak bertentangan dengan Al-Qur’an dan Sunnah Rasul.

Buku ini banyak tersedia di toko buku Islam, terutama yang fokus ke Sunni/Ahlusunnah Wal Jamaah. Saya sendiri mendapatkan buku ini di toko buku online Al Barokah.

Saturday, January 24, 2015

Istilah Makanan Mengandung Babi

Kadang-kadang penjual makanan sudah menyatakan bahwa produknya mengandung babi, namun dengan istilah yang tidak biasa bagi orang Islam. 

Berikut ini beberapa istilah bahasa Inggris untuk babi yang terdapat dalam makanan:
  • Pig: hewan babi, khususnya babi muda dengan berat kurang dari 50 kg 
  • Pork: daging babi
  • Swine: istilah untuk seluruh spesies babi
  • Hog: babi dewasa dengan berat melebihi 50 kg
  • Boar: babi liar, babi hutan, atau celeng
  • Lard: lemak babi, biasa digunakan sebagai minyak untuk masakan atau kue serta bahan sabun
  • Bacon: daging hewan yang diasapi, terutama babi
  • Ham: daging paha babi yang telah diawetkan
  • Sow: babi betina dewasa (jarang digunakan)
  • Sow milk: susu babi
  • Porcine: sesuatu yang berkaitan atau berasal dari babi
Berikut ini beberapa istilah Asia untuk babi dalam makanan:
  • Bak: Daging babi dalam Bahasa Tiongkok. Misalnya bak kut teh dan bakkwa. Hati-hati, bakso dan bakpaopun bisa menggunakan daging babi.
  • Char siu, chashu, cha siu, char siew: Hidangan Kanton berupa daging babi barbecue.
  • Cu nyuk: Daging babi dalam Bahasa Khek/Hakka. Istilah ini digunakan dalam siomay dan bubur.
  • Cu Rou: Daging babi dalam Bahasa Mandarin. Sedangkan rou sendiri artinya 'daging'. Misalnya hongshao rou, rou jia mo, tuotuorou, yuxiangrousi.
  • Dwaeji: Daging babi dalam Bahasa Korea. Biasanya istilah ini digunakan sebagai varian bulgogi dan galbi.
  • Tonkatsu: Hidangan Jepang berupa ​irisan ​daging babi ​yang di​goreng ​dengan lapisan tepung panir​.
  • Tonkotsu: Hidangan Jepang berupa ramen berkuah putih keruh, terbuat dari tulang, lemak, dan kolagen babi yang direbus berjam-jam.
  • Butaniku: Sebutan untuk daging babi dalam bahasa Jepang​.
  • Yakibuta: Hidangan Jepang mirip char siu, biasanya untuk topping ramen.
  • Nibuta: Hidangan babi berupa pundak babi yang dimasak perlahan dengan sedikit kuah.
  • B2: Sebutan untuk makanan berbahan daging babi di daerah Batak dan Yogyakarta.
  • Khinzir: Babi dalam Bahasa Arab dan Melayu 
Semoga kita semakin berhati-hati dalam membeli makanan supaya terhindar dari mengkonsumsi makanan yang mengandung babi.
Sumber 

Friday, January 9, 2015

Sifat-sifat Hati Manusia

Manusia terdiri dari badan fisik dan badan batin. Dalam badan batin (hati) ini selalu terjadi pergolakan antara kebaikan dan kejahatan.

Dalam hati manusia  terdapat sifat-sifat yang baik (mahmudah) dan sifat-sifat yang buruk (mazmumah).

Berikut ini daftar sifat-sifat baik pada hati manusia:
  1. Jujur
  2. Ikhlas
  3. Tawadhuk (merendahkan diri, tidak menonjolkan kelebihan diri)
  4. Amanah (menjalankan hal-hal yang dititipkan)
  5. Taubat
  6. Sangka baik 
  7. pemaaf 
  8. Pemurah
  9. syukur
  10. Zuhud, maksudnya tidak terpengaruh oleh dunia. Mendapatkan dunia dalam jumlah banyak atau sedikit hatinya sama saja tidak terpengaruh.
  11. Tolak ansur (tenggang rasa/empati) 
  12. Sabar 
  13. Redha 
  14. Berani 
  15. lapang dada 
  16. lemah lembut 
  17. kasih sayang 
  18. selalu ingat mati 
  19. Tawakal 
  20. Takut Allah
Berikut ini daftar sifat-sifat buruk pada hati manusia:
  1. Riya' (Riya’ berasal dari perkataan arab iaitu ‘ro’a’ yang bermaksud melihat. Maka riya’ pula bermakna memperlihatkan.  Dan dalam istilah Islam pula bermakna menunjuk-nunjuk dalam melakukan sesuatu amalan, beramal kerana mengharapkan sesuatu balasan duniawi, yang dilakukan secara tidak ikhlas dan penuh kepalsuan. Contohnya menyempurnakan ibadat dengan tujuan mendapat pujian serta perhatian orang lain).
  2. Ujub (Ujub terjadi apabila seseorang itu merasa kagum akan kelebihan dan kebolehan yang diberikan llahi kepada dirinya, di mana kebiasaaanya kelebihan dan kebolehan itu menjadikan dia kelihatan istimewa jika dibandingkan dengan orang lain.)
  3. Sum’ah (Kata sum’ah berasal dari kata samma’a (memperdengarkan).Contoh : Malam solat tahajud pada siang harinya menceritakan kepada rakannya bahawa malam tadi dia telah melaksanakan solat tahajud supaya rakannya tahu bahawa dia seorang yang alim.)
  4. Takabur atau sombong
  5. Hasad dengki, maksudnya adalah tidak senang dengan kelebihan yang diterima orang lain.
  6. Pemarah
  7. Dendam
  8. Bakhil / Pelit.Segan membelanjakan hartanya di jalan Allah
  9. Penakut
  10. Cinta dunia
  11. Gila pangkat
  12. Gila pujian
  13. Jahat sangka / berprasangka buruk terhadap orang lain
  14. Putus asa
  15. Tamak / rakus
Bacaaan

Umur Umat Islam Dan Umur Pemerintahan Islam



Menurut PBB, penduduk bumi sudah mencapai 7 milyar. Jumlah ini dianggap terlalu banyak, sampai ada orang yang sibuk menganjurkan orang supaya tidak punya anak lagi.

Namun demikian, sebenarnya ada isu lain yang lebih penting bagi umat Islam, yaitu isu "umur umat Islam 1500 tahun", dihitung sejak tahun 622M. Periode 1500 tahun dalam kalender Hijriah kurang lebih sama dengan 1450 tahun dalam kalender Masehi. Jadi kalau ini benar, umat Islam akan ada di muka bumi sampai dengan tahun 622+1450 = 2072M. Hmm, berapa ya penduduk bumi di tahun 2072? . Pada tulisan ini saya ingin meninjau umur umat Islam dari sisi lain, yaitu dari fase pemerintahan Islam di muka bumi.

Dalam Islam, adanya pemerintahan sesuai syariat adalah kewajiban yang sifatnya fardhu kifayah. Pada saat ini di muka bumi sudah lama tidak ada pemerintahan Islam sejak tahun 1924, sehingga orang awam kalau ditanya tentang pemerintah Islam kebanyakan tidak paham. Kekosongan pemerintahan Islam di muka bumi sudah dikabarkan oleh Nabi akhir zaman dalam hadis tentang fase-fase pemerintahan Islam di muka bumi sebagai berikut:
Artinya: “Telah berlaku Zaman Kenabian ke atas kamu, maka berlakulah zaman kenabian itu sebagaimana yang Allah kehendaki. Kemudian Allah mengangkat zaman itu. Kemudian berlakulah Zaman Kekhalifahan (Khulafaur Rasyidin) yang berjalan seperti zaman kenabian. Maka berlakulah zaman itu sebagaimana yang Allah kehendaki. Kemudian Allah mengangkatnya. Lalu berlakulah zaman pemerintahan yang menggigit (Zaman Fitnah). Berlakulah zaman itu sepertimana yang Allah kehendaki. Kemudian Allah mengangkatnya. Kemudian berlakulah zaman penindasan dan penzaliman (Zaman Diktator) dan berlakulah zaman itu sepertimana yang Allah kehendaki. Kemudian berlaku pula Zaman Kekhalifahan (Imam Mahdi dan Nabi Isa a.s.) yang berjalan di atas cara hidup Zaman Kenabian.” (Riwayat Ahmad)
Berdasarkan hadis di atas, dan hadis-hadis lain serta fakta-fakta sejarah, urutan adanya pemerintahan Islam dapat dituliskan sebagai berikut:

Jika kita anggap, misalkan Imam Mahdi memerintah mulai pada tahun 2012, maka beliau akan memerintah sampai dengan tahun 2042/2052. Setelah itu akan dilanjutkan oleh pemerintahan Nabi Isa dan Al Qahtani, yang tidak disebutkan berapa lama. Setelah itu seluruh umat Islam akan dimatikan secara serentak di muka bumi yang berarti adalah akhir umur umat Islam. Setelah itu di muka bumi hanya akan ada orang bukan Islam, dan dunia tinggal menunggu datangnya kiamat. Jika dibandingkan dengan tahun 2072 sebagai akhir umur umat Islam, nampaknya masih berdekatan dengan kajian hadis tentang Imam Mahdi.

Kesimpulan

Jika Imam Mahdi muncul dalam waktu dekat ini, maka kajian tentang umur umat Islam 1500 tahun akan sesuai dengan hadis-hadis tentang fase pemerintahan Islam. Masalahnya sekarang tinggal: kapan Imam Mahdi muncul ?

Referensi

Teks Nasyid Lau Kana Bainana

Berikut ini uraian teks sebuah lagu/nasyid yang menggambarkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Teks Puisi Pembukaan
يا ربي قد غفلنا وكلنا طمع Wahai Tuhanku, kami telah lalai lupa, Namun setiap orang daripada kami tetap tamakkan, yaa rabii qad ghafilna wa kuluna thoma'un
في عفو Keampunan-Mu, fii 'afuuin
و في كر م dan sifat pemurah-Mu wa fii karomin
و في ا عتا ق dan kebebasan daripada neraka-Mu, wafii 'ataaqi
و جنة مع سيد ا لبثر Dan juga syurga, yang dimasuki bersama-sama penghulu seluruh manusia. wa jannati ma'asaidil basyar
ند عو ك Kami mohon pada-Mu... nada'u ka
ند عو ك ر بي من ا لا عما ف Mohon dengan sangat, wahai Tuhanku,
Dari sudut hati kami yang paling dalam.
nada'u ka rabbi minal 'amaaqi
Teks Lagu
لو كان بيننا الحبيب Kalau Kekasih (Nabi) bersama kita If the beloved (saw) were among us lau kana bainana al habib
لدينا القاصى والقريب Akan berdatanganlah kepada kita yang jauh dan yang dekat Those from far & near will come to him (saw) la dana alqasii wal qariib
من طيبة قبل المغيب Ke Madinah sebelum senja Hoping to see the sun of goodness before it sets min thaibatin qabl al maghiib
طالبا قرب الحبيب Karena hendak dekat dengan Kekasih Desiring to be near to Him (saw) thaliban qurbal habiib
بقربه نفس تطيب Bersamanya nafsu menjadi baik In this company the soul feels great fi qurbihi nafsu thathiib
فتدع الله يجيب Dan berdoalah kepada Allah, akan dijawabNya On that moment If it prays to Allah, Allah will surely answer wa tad'u allaha fa yujiib
انوار طاح لا تغيب Cahayanya mekar takkan padam The light of Taha (saw) will not cease to exist anwaru thaha la taghiib
بلغنا لقاه يا مجيب Sampaikanlah pertemuan kami wahai yang Maha Menjawab Oh Ya Allah who answers prayer, please fulfill our hope to meet him (saw) baliighna liiqahu ya mujiib
هد اكو ن الر حيب Hidayahmu kepada alam merata meluas, hudaka alkaunu rohiib
ر حمة الها دي القر يب Tanda hampirnya kasih sayang Tuhan pemberi hidayah, rahmatal hadiil qoriib
حد يثك النهر العذ يب Hadith-hadithmu ibarat sungai mengalir jernih, haditsuka nnahurul adziib
جوارك الغصن الرطيب Berada di sisimu bagaikan dahan yang tumbuh segar dan basah. jiwarukal ghushnurrathiib
فدتك روحي يا حبيب Untukmu kuserahkan diri aku wahai Kekasih I am willing to sacrifice my life for you fadatka ruuhi ya habiib
محمد مكرم الغريب Muhammad yang memuliakan orang asing Oh beloved (saw) Muhammad saw honor of strangers muhamadun mukriimal ghariib
بقربك الروح تطيب Dengan dekat denganmu hati menjadi tenang In your company the soul feels great bi qurbika rruhu tathiib
يا رحمة للعالمين Wahai rahmat sekalian alam Oh mercy to all the worlds (saw) ya rahmatan lil alamiin 
ياحبيبي يا محمد Wahai kekasihku Muhammad Ya Habibi Ya Muhammad
ياطبيبي يا ممجد Wahai penawarku yg dimuliakan Ya Thobibi Ya Mumajjad
انت ذوالفضل المؤيد Kau yang memiliki segala kelebihan Anta zul-Fadhlil muayyad
جل من صلى عليك Kemuliaan bagi mereka yg berselawat ke atas mu Jalla man sholla 'alaik

Sumber

Komentar

http://www.youtube.com/watch?v=jVEU6LLqSLM
If the beloved were among us
Those from far & near will come to him
Hoping to see the sun of goodness before it sets
Desiring to be near to Him
In His company the soul feels great
On that moment If it prays to Allah, Allah will surely answer
The light of Taha will not cease to exist
Oh You who answers prayer please fulfill our hope to meet him
I am willing to sacrifice my life for you
Oh beloved
Muhammad honor of strangers
In your company the soul feels great
Oh mercy to all the worlds (s.a.w)

Tuesday, September 2, 2014

Uraian Rukun Iman


Perkara-perkara yang wajib diyakini berkaitan dengan Iman dikenal sebagai Rukun Iman, yang meliputi:
  1. Keyakinan kepada ALLAH dan sifat-sifatNya baik sifat-sifat yang wajib, sifat-sifat yang mustahil dan juga sifat-sifat yang boleh.
  2. Keyakinan kepada para rasul dan sifat-sifatnya.
  3. Keyakinan kepada kitab-kitab yang pernah diturunkan oleh Allah seperti Al Quran, Zabur, Injil dan Taurat.
  4. Keyakinan kepada para malaikat.
  5. Keyakinan kepada akhirat yang meliputi Syurga dan Neraka serta perkara-perkara lain yang merangkumi perkara di alam ghaib.
  6. Keyakinan kepada Qadha dan Qadar ALLAH.
Uraian tentang iman dalam Ahlusunnah Wal Jamaah telah disusun oleh Imam Abu Hasan Al-Asyari.

Keyakinan Dengan Allah

Uraian tentang ketuhanan ini telah disusun oleh Imam Abu Hasan Al-Asyari dan dikenal sebagai "Tauhid Sifat 20". Dari sifat-sifat Allah yang sempurna dan tak berhingga itu yang wajib diketahui secara ringkas oleh setiap orang Islam yang sudah baligh dan berakal adalah :
  • 20 sifat yang wajib (mesti ada ) pada Allah
  • 20 sifat yang mustahil (tidak mungkin ada) pada Allah
  • 1 sifat yang mubah (boleh ada-boleh tidak) pada Allah
Adapun sifat yang 20 yang mesti ada dan yang 20 mustahil pada Allah itu adalah :
  1. Wujud : Allah itu ada, mustahil Allah tidak ada.
  2. Qidam : Allah tidak berpermulaan ada-Nya. Mustahil Ia berpermulaan ada-Nya.
  3. Baqa : Allah kekal selama-lamanya, mustahil Ia akan lenyap (habis)
  4. Mukhalafatuhu Lil Hawaditsi : Allah berlainan dengan sekalian makhluk, mustahil Ia serupa dengan makhluk yang Ia ciptakan.
  5. Qiyamuhu Binafsihi : Allah berdiri sendiri dan tidak memerlukan pertolongan pihak lain, mustahil memerlukan pertolongan pihak lain.
  6. Wahdaniah : Allah Allah Maha Esa, mustahil Ia banyak (berbilang).
  7. Qudrat : Allah berkuasa, mustahil Ia lemah (dhaif)
  8. Iradah : Allah menetapkan sesuatu menurut kehendak-Nya dan mustahil Ia dipaksa oleh kekuatan lain untuk melakukan sesuatu
  9. Ilmu : Allah tahu seluruhnya, tahu yang telah dijadikan-Nya dan tahu yang akan dijadikan-Nya, mustahil Ia tidak tahu.
  10. Hayat : Allah hidup, mustahil ia mati.
  11. Sama : Allah mempunyai sifat sama, yaitu mendengar, mustahil Ia tuli.
  12. Basyar : Allah melihat, mustahil Ia buta
  13. Kalam : Allah berkata, mustahil Ia bisu.
  14. Kaunuhu Qadiran : Allah tetap selalu dalam keadaan berkuasa, mustahil Ia dalam keadaan lemah.
  15. Kaunuhu Muridan : Allah tetap selalu dalam keadaan menghendaki, mustahil Ia dalam keadaan tidak menghendaki
  16. Kaunuhu 'Aliman : Allah tetap selalu dalam keadaan tahu, mustahil Ia dalam keadaan tidak mengetahui
  17. Kaunuhu Hayyan : Allah tetap sealu keadaan hidup, mustahil Ia dalam keadaan mati.
  18. Kaunuhu Sami'an : Allah tetap dalam keadaan mendengar, mustahil Ia dalam keadaan tuli.
  19. Kaunuhu Basyiran : Allah dalam keadaan melihat, mustahil Ia dalam keadaan buta.
  20. Kaunuhu Mutakalliman : Allah tetap dalam keadaan berkata, mustahil Ia bisu.
Sifat yang boleh/mubah pada Allah adalah boleh membuat dan boleh pula tidak membuat sekalian pekerjaan. Tidak wajib bagi Allah untuk menjadikan segala makhluk, dan tidak wajib pula untuk meniadakan segala makhluk.

Keyakinan Dengan Para Rasul

Nabi dan rasul jumlahnya banyak sekali sampai 124,000 orang, dan rasul-rasul itu ada 313 atau 315 orang. Nabi yang pertama sekaligus merupakan manusia yang pertama yang Allah utus ke muka bumi adalah Nabi Adam. Nabi penutup, penghulu sekalian nabi dan para rasul adalah Baginda Rasulullah Muhammad SAW. Sesudah Baginda, tidak ada lagi nabi dan rasul. Baginda adalah rasul bungsu untuk ummat akhir zaman. Nabi-nabi dan rasul-rasul yang wajib diketahui adalah 25 orang, yaitu seperti yang tersebut di dalam Al Quran sebagai berikut:
  1. Nabi Adam Alaihissalam
  2. Nabi Idris Alaihissalam
  3. Nabi Nuh Alaihissalam
  4. Nabi Hud Alaihissalam
  5. Nabi Shaleh Alaihissalam
  6. Nabi Ibrahim Alaihissalam
  7. Nabi Luth Alaihissalam
  8. Nabi Ismail Alaihissalam
  9. Nabi Ishaq Alaihissalam
  10. Nabi Yaqub Alaihissalam
  11. Nabi Yusuf Alaihissalam
  12. Nabi Ayub Alaihissalam
  13. Nabi Syuaib Alaihissalam
  14. Nabi Musa Alaihissalam
  15. Nabi Harun Alaihissalam
  16. Nabi Zulkifli Alaihissalam
  17. Nabi Daud Alaihissalam
  18. Nabi Sulaiman Alaihissalam
  19. Nabi Ilyas Alaihissalam
  20. Nabi Ilyasa Alaihissalam
  21. Nabi Yunus Alaihissalam
  22. Nabi Zakaria Alaihissalam
  23. Nabi Yahya Alaihissalam
  24. Nabi Isa Alaihissalam
  25. Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.
Diantara mereka dipililih 5 rasul Ulul Azmi, karena kesabaran mereka yang luar biasa yaitu:
  1. Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam.
  2. Rasulullah Ibarahim Alaihissalam
  3. Rasulullah Musa Alaihissalam
  4. Rasulullah Isa Alaihissalam
  5. Rasulullah Nuh Alaihissalam
Rasul-rasul itu adalah manusia pilihan Allah. Mereka manusia seperti kita yang menerima wahyu dari Allah dan memiliki sifat-sifat kerasulan. Ini yang membedakan para rasul dengan manusia biasa. Mereka memiliki sifat-sifat yang wajib bagi mereka yang wajib kita ketahui dan kita yakini. Selain itu ada sifat-sifat yang mustahil bagi mereka dan ada satu sifat yang harus (jaiz).
Sifat-sifat yang wajib bagi para rasul adalah sebagai berikut:
  1. Siddiq (benar), mustahil pendusta.
  2. Amanah (dipercaya), mustahil khianat.
  3. Tabligh (menyampaikan), mustahil menyembunyikan
  4. Fathanah (bijak) mustahil dungu.
Adapun sifat yang jaiz bagi para rasul ialah sifat-sifat kemanusiaan yang tidak merendahkan darjat kerasulannya. Umpamanya makan minum, tidur, kawin, bergaul dalam masyarakat, menjadi imam dalam solat, menjadi jenderal dalam peperangan dan lain-lain sebagainya.

Kitab-kitab Suci

Kitab suci yang wajib diketahui dan diyakini ada 4, yaitu:
  1. Kitab Suci Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa Alaihissalam.
  2. Kitab Suci Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud Alaihissalam.
  3. Kitab Suci Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa Alaihissalam
  4. Kitab Suci Al Quran yang diturunkan kepada Baginda Rasulullah saw.
Semua kitab suci itu dari Allah dan isinya semuanya benar, tidak boleh ada sedikitpun keraguan terhadapnya. Hanya kitab Taurat dan Injil yang ada ditangan penganut-penganutnya sekarang ini yang tidak lagi menurut yang aslinya, sudah banyak diubah oleh pendeta-pendetanya dulu, sehingga tidak dapat lagi dipercaya isinya, demikian keyakinan ummat Islam.
Allah menerangkan hal ini di dalam Al-Quran dengan firmanNya yang bermaksud:
Sebahagian orang-orang Yahudi mengubah-ubah kitab sucinya dari keadaan yang asli. (Annisa : 46).

Mengenal Malaikat

Wajib bagi setiap mukallaf mengenal malaikat-malaikat Allah secara tepat, mengenal nama-namanya yang wajib diketahui, mengenal sifat-sifatnya serta mengenal tugas-tugasnya. Pengenalan kita mesti dilandasi dengan ilmu yang memadai, dihayati, hingga terasa di hati kita betapa Maha Kuasa Allah serta betapa maha sempurna dan maha hebat pemerintahan Allah terhadap manusia dan alam semesta ciptaanNya.
Malaikat adalah makhluk halus, tidak berwujud fisik seperti manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan dan benda-benda fisik. Dijadikan dari nur atau cahaya. Hakikat jasadnya, Allah Maha Tahu. Dengan izin Allah mereka dapat menyerupakan dirinya menjadi seperti manusia dan lain-lain.
Malaikat tidak berjenis kelamin, tidak makan dan minum seperti manusia, tidak tidur, tidak pernah istirahat dari melaksanakan tugas-tugasnya, melainkan senantiasa taat setia kepada Allah, tidak pernah berbuat dosa dan kesalahan walaupun sekecil-kecilnya.
Malaikat-malaikat yang wajib kita kenali ada 10, mereka itu adalah sebagai berikut:
  1. Malaikat Jibril , tugasnya adalah menyampaikan wahyu kepada nabi-nabi dan para rasul. Terutama kepada Baginda Rasulullah SAW. Kadang-kadang Malaikat Jibril itu datang menyerupai laki-laki yang gagah dan tampan dan ada kalanya para sahabat pun mendengar dan menyaksikan ia berdialog dengan Baginda.
  2. Malaikat Mikail , tugasnya dalam soal kesejahteraan manusia seperti mengantar hujan, mengantar angin, soal kesuburan tanah dan kesuburan-kesuburan lainnya.
  3. Malaikat Israfil , tugasnya dalam soal-soal yang berhubung kait dengan qiamat, seperti meniup sangkakala tanda qiamat, meniup sangkakala tanda manusia dibangkitkan di padang mahsyar dan lain-lain.
  4. Malaikat Izrail , tugasnya adalah mencabut nyawa dan membawa nyawa itu kemana mestinya.
  5. Malaikat Munkar dan
  6. Nakir , tugas kedua-duanya adalah menyoal manusia yang sudah mati di alam kubur. Datang dengan wajah yang seram dan menakutkan bagi orang-orang yang mati membawa dosa dan hati yang tidak selamat. Dan sebaliknya wajah yang mereka tampilkan akan sangat indah dan menyejukkan pada mereka yang matinya husnul khatimah
  7. Malaikat Rakib , tugasnya adalah menuliskan amalan baik manusia.
  8. Malaikat Atid , tugasnya adalah mencatat amalan jahat manusia. Kedua-dua malaikat rakib atid itu senantiasa mengiringi manusia dimana saja mereka berada dan kemana sana mereka pergi. Malaikat rakib atid itu merupakan sekelompok malaikat yang jumlahnya sebanding dengan jumlah manusia sepanjang zaman.
  9. Malaikat Malik , tugasnya adalah menjaga Neraka dengan penampilan yang sangat menakutkan dan mengerikan bagi para penghuni Neraka.
  10. Malaikat Ridwan , tugasnya adalah menjaga Syurga dengan penampilan yang sangat menyenangkan para penghuni Syurga.

Mengenal Akhirat

Berkaitan dengan hari Akhirat, ada beberapa perkara yang wajib kita ketahui dan yakin, sebagai berikut:
  1. Tentang Kematian : Setiap makhluk yang bernyawa pasti mati (Ali Imran : 185). Umur manusia sudah ada jangka waktunya yang telah Allah tetapkan. Apabila waktu yang sudah ditetapkan (ajal) bagi seseorang itu tiba maka pasti ia mati. Tidak ada seorangpun yang dapat melambatkan atau menyegerakan. Setiap manusia pasti mati sesuai dengan ajal yang telah Allah tetapkan.
  2. Alam Barzah : Diantara alam dunia dengan akhirat, adalah satu alam yang disebut alam barzah atau alam kubur. Ia adalah satu alam yang memisahkan antara alam dunia dengan alam akhirat. Di sini manusia yang sudah mati diberi ruh kembali, sehingga sadar dengan segala peristiwa yang berlaku di dalamnya.
  3. Yaumul Baats : Setelah hari akhirat tiba, ketika tidak ada lagi seorang manusia pun yang hidup, maka waktu itu manusia dibangkitkan kembali (Al Haj : 6-7), kemudian dikumpulkan di padang mahsyar.
  4. Yaumul Hisab : Setelah itu ditimbang amal bakti manusia yang baik dan yang buruknya. Hari itu disebut hari hisab (yaumul hisab).
  5. Titian Siratul Mustaqim : Setiap manusia akan melalui titian siratul mustaqim yang dibentangkan di atas Neraka, kecuali segolongan orang-orang betaqwa yang dimasukkan ke dalam syurga tanpa hisab.
  6. Menerima Catatan Amal Baik dan Buruk : Orang-orang soleh, setelah ditimbang amalnya, mereka menerima buku catatan amal dari sebelah kanan, diberi gelar ashabul yamin, kemudian dimasukkan ke dalam Syurga. Adapun orang-orang yang berdosa, yang timbangan amal jahatnya lebih berat daripada amal baiknya, mereka menerima kitab catatan amal dari sebelah kiri, diberi gelar ashabussyimal, kemudian dimasukkan ke dalam Neraka.
  7. Tentang Neraka : Orang-orang mukmin yang berdosa, yang menerima catatan amal dari sebelah kiri, dimasukkan ke dalam Neraka, setelah itu diangkat, kemudian dimasukkan ke Syurga. Tetapi orang-orang kafir dan munafik, yang matinya tidak membawa iman, mereka kekal di dalam Neraka selama-lamanya.
  8. Tentang Syurga: Orang-orang bertakwa, tempat peristirahatannya di sana adalah Syurga, sesuatu yang terlalu hebat tiada tandingnya. Masya Allah, patah lidah untuk mengungkapnya. Tiada bahasa yang dapat menggambarkannya.Tiada mampu mata pena untuk menuliskannya.
    Bagi orang bertaqwa, hadiahnya bidadari-bidadari yang cantik jelita. Bukan seorang tapi berpuluh-puluh bahkan beratus-ratus orang. Nikmatnya tiada tolok ukurnya di dunia. Selain itu semua, orang-orang bertaqwa, dengan rahmat dan kasih sayang Allah mereka dapat melihat Allah (Al Qiyamah : 23). Inilah nikmat yang maha besar dan tiada bandingnya di akhirat sana. Bukan Allah ada di sana, tapi waktu itu kita dapat merasakan indah dan nikmatnya pertemuan agung itu. Maha Besar dan Maha Suci Allah dari menyerupai makhluk.

Qadha & Qadar

Qadha ialah ketentuan atau hukum yang telah Allah tetapkan sejak azali bagi seseorang atau sesuatu perkara, seperti sakit, sehat, miskin, kaya dan lain-lain. Segala kejadian mulai dari yang sekecil-kecilnya sampai yang sebesar-besarnya sudah Allah tetapkan sejak azali.
Adapun qadar adalah rincian dan batasan-batasan ketentuan yang telah Allah tetapkan sejak azali lagi.

Demikianlah secara ringkas mengenai akidah Ahlusunnah Wal Jamaah.